Register

Gaming - August 29, 2019

Dibeli Oleh LCG, Telltale Games Siap Bangkit Kembali!

Kabar mengagetkan datang dari dunia pengembang game. Pengembang Telltale Games yang sempat mengalami kebangkrutan beberapa tahun lalu, mulai ‘dihidupkan’ kembali berkat bantuan dana dari LCG Entertainment. Bukan bantuan dana, lebih tepatnya, Telltale Games telah dibeli secara penuh oleh LCG.

Dilansir dari Gematsu, LCG Entertainment sehari yang lalu mengumumkan mereka telah membeli semua aset dari Telltale. Ini membuat pengembang utama dari seri The Walking Dead yang sangat laris di pasaran ini, kembali mendapatkan secercah harapan untuk mengulang kembali kesuksesan di masa lalu.

Dibeli Oleh LCG, Telltale Games Siap Bangkit Kembali!

Memiliki pemegang saham baru, dan juga orang-orang baru, karyawan lama dari Telltale terdahulu akan dipanggil untuk direkrut kembali. Oleh karena itu pembelian ini dianggap sebagai ‘memperbarui,’ bukan ‘mengubah’ secara keseluruhan dari struktur Telltale Games.

Jamie Ottilie sebagai CEO baru dari Telltale Games, cukup senang akan dibangkitkannya kembali developer indie yang selalu memiliki latar cerita kuat dan ramah spesifikasi ini. Menurutnya, pembukaan kembali Telltale akan menjadi kabar baik untuk semua penggemarnya.

Dibeli Oleh LCG, Telltale Games Siap Bangkit Kembali!

Jamie Ottilie, CEO baru Telltale Games

“Kami semua adalah penggemar permainan yang diciptakan Telltale, karena kami senang akan penyampaian cerita yang sangat apik. Sampai sekarang, jika anda melihat permainan yang memiliki narasi kuat, pasti akan selalu teringat akan Telltale. Kami yakin bahwa Telltale masih memiliki banyak sekali nilai positif yang belum disebarkan.” Papar beliau.

Telltale yang sudah dibeli oleh LCG Entertainment ini akan dipimpin oleh Jamie Ottilie dan Brian Waddle. Brian akan lebih berfokus pada pengembangan bisnis, keuangan, dan operasi. Sementara itu Jamie akan mengurus bagian manajemen studio dan teknologi. Untuk bagian marketing dan publikasi, semua akan diserahkan pada Athlon Games, yang bertindak sebagai shareholder.