Register

Esports - Gaming - March 30, 2019

ESL Bersama Oculus Adakan VR League Season 3 Senilai $250,000

Sudah tiga tahun berjalan, akhirnya VR League diadakan untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya, VR League adalah sebuah liga turnamen yang bergerak dibidang Virtual Reality dan menyajikan tim-tim profesional yang bertanding satu sama lain dengan menggunakan VR Gear. VR League akan mengadakan online cups selama enam minggu untuk keempat game VR yang telah dipilih; termasuk Echo […]

Sudah tiga tahun berjalan, akhirnya VR League diadakan untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya, VR League adalah sebuah liga turnamen yang bergerak dibidang Virtual Reality dan menyajikan tim-tim profesional yang bertanding satu sama lain dengan menggunakan VR Gear.

VR League akan mengadakan online cups selama enam minggu untuk keempat game VR yang telah dipilih; termasuk Echo Combat dan Space Junkies yang diperkirakan akan berakhir pada akhir Mei. Dua tim dari NA dan Europe untuk masing-masing game akan kembali berkompetisi merebutkan piala kejuaraan VR League Season 3 di Teater Haymarket, Leicester, Inggris pada tanggal 8-9 Juni mendatang.

ESL VR LEAGUE

ESL VR LEAGUE

Pada season kali ini akan menampilkan game-game berikut.

  • Echo Arena – Ready at Dawn, Game VR disc-based dimana kita bermain dalam sebuah tim dengan keadaan gravitasi nol.
  • Onward, Game VR milik Downpour Interactive yang menghidangkan sebuah game First-Person Shooter.
  • Space Junkies, tak jauh beda dengan Onward, Space Junkies juga merupakan sebuah game VR Arena Shooter milik Ubisoft
  • Echo Combat, merupakan spinoff milik Echo Arena – Ready at Dawn

Semua pemain yang berpartisipasi pastilah menggunakan Oculus sebagai headset VR berhubung ESL VR League bekerjasama dengan Oculus.

Tak lama ini, ESL juga mengadakan VR League show match pada Intel Extreme Masters Katowice. Tahun lalu, ESL juga mengadakan VR League season kedua dengan prize pool lebih dari $220,000.

Walaupun khalayak ramai masih meragukan apakah VR League seutuhnya menjadi esports atau tidak. Jika selama itu menghibur penonton, kenapa tidak?

Editor: Panji Pangestu