Register

Esports - June 28, 2019

ESL One Cologne 2019: 3 Hal Menarik untuk Disimak

ESL One Cologne, yang pada tahun 2014 hingga 2016 berstatus sebagai event Major CSGO akan kembali berlangsung pada tanggal 2 hingga 7 Juli 2019 dan akan mempertemukan para tim-tim elit CSGO. Event yang selalu ditunggu-tunggu oleh fans ini pun memiliki tiga hal menarik yang patut kita simak. Apa saja hal-hal menarik tersebut? mari kita simak dibawah ini.

Pertempuran Antara Tim-Tim Terbaik CSGO Saat Ini

credit: ESL

Hal yang paling membuat ESL One Cologne 2019 menjadi event yang paling ditunggu-tunggu oleh fans CSGO adalah karena para tim yang berpartisipasi dalam event ini seluruhnya merupakan tim-tim terbaik CS:GO saat ini. Selain tim asal Korea Selatan yaitu MVP PK yang berada di peringkat ke-31, 15 tim lainnya yang berpartisipasi merupakan tim-tim yang berada dalam peringkat 30 besar HLTV.org.

Diatas kertas, seluruh tim memiliki peluang untuk melaju hingga ke babak playoff, ataupun untuk menjuarai ESL One Cologne 2019. Baik itu tim unggulan seperti Liquid, Astralis, dan Na’Vi ataupun tim underdog seperti NRG, FURIA, dan mousesports. Selain itu, format double elimination yang digunakan pun membuat kita menjadi sulit menebak tim mana saja yang akan lolos ke playoff. Karena tim-tim underdog pun memiliki potensi untuk memberi kejutan bagi tim-tim unggulan pada event ini.

Awal dari “Liquid Era”

Team Liquid

Team Liquid, yang baru saja memenangkan ESL Pro League Season 9 dan saat ini memuncaki ranking HLTV.org, merupakan salah satu tim yang dijagokan untuk menjuarai ESL One Cologne 2019. Squad yang dipimpin oleh Nick “nitr0” Cannella ini pun juga berhasil mengalahkan Astralis yang merupakan rival terbesarnya pada perempat final ESL Pro League Season 9.

Selain itu, capaian Team Liquid pada tahun 2019 juga membuktikan status Team Liquid sebagai unggulan nomor satu pada ESL One Cologne 2019. Team Liquid menjuarai ESL Pro League Season 9, DreamHack Masters Dallas, IEM Sydney 2019, dan iBUYPOWER Masters 2019. Selain itu, mereka pun juga menjadi finalis pada Blast Pro Series Miami & Sao Paulo, dan cs_summit 4.

Para fans menganggap capaian Team Liquid tersebut sebagai awal dari “Liquid Era”. Namun tak sedikit juga yang tidak menganggap demikian karena hingga saat ini Team Liquid belum berhasil memenangi satupun Major. Apakah Team Liquid akan membuktikan bahwa mereka tetap layak disebut nomor satu? Jawabannya dapat kita lihat pada ESL One Cologne 2019 nanti.

Debut dan Pembuktian Squad Baru

Liquid Avengers

Pada ESL One Cologne 2019 terdapat 3 tim yang akan menggunakan pemain baru dalam squad-nya. Ketiga tim tersebut yaitu Natus Vincere, Ninjas in Pyjamas, dan NRG.

Natus Vincere (Na’vi) akan menggunakan pemain barunya yaitu Kiriil “Boombl4” Mikhailov, yang menggantikan Ioann “Edward” Sukhariev pada bulan Mei 2019. Event ini akan menjadi penampilan perdana pemain 19 tahun ini berseragam kuning-hitam. Pada tim sebelumnya yaitu Winstrike Gaming, Boombl4 berperan sebagai In-Game Leader, posisi yang saat ini ditempati oleh Daniil “Zeus” Teslenko di Natus Vincere. Ada kemungkinan Boombl4 akan menggantikan Zeus, yang menyatakan akan pensiun di tahun 2019, sebagai In-Game Leader dari Natus Vincere.

Ninjas in Pyjamas (NiP) juga akan menggunakan pemain terbarunya yang berusia 17 tahun yaitu Nicolas “Plopski” Gonzalez Zamora. Ia menggantikan posisi Dennis “dennis” Edman dalam squad NiP. Hal ini menjadi perdebatan diantara fans karena dennis masih dianggap memiliki performa yang cukup baik dengan rating HLTV 1.06 dalam 3 bulan terakhir. Tetapi Dennis sendiri dalam tweet-nya menyatakan bahwa terdapat ketidaksepahaman antara para pemain. Oleh sebab itu, ia harus digantikan oleh Plopski.

Pemain lain yang akan melakukan debut bersama tim barunya pada ESL One Cologne 2019 adalah Peter “stanislaw” Jarguz. Ia menggantikan posisi Damian “daps” Steele sebagai In-Game Leader dari NRG Esports. Pergantian pemain ini dianggap dapat meningkatkan firepower yang dimiliki oleh NRG. Kedua in-game leader  ini merupakan para IGL yang berperan besar dalam tiap tim yang pernah dibelanya. Tetapi, diatas kertas, Stanislaw memiliki performa dan firepower yang lebih baik jika dibandingkan Daps.

Ketiga hal tersebut membuat ESL One Cologne 2019 menjadi semakin menarik untuk kita tonton. Tak sabar untuk menunggu pertandingan sengit antar para tim? ESL One Cologne 2019 akan dibuka dengan match Liquid vs MVP PK dan Na’Vi vs mousesports pada 2 Juli 2019 pukul 17.00 WIB. Jadi, jangan lupa untuk menyaksikan tim favoritmu bertanding, guys!

Editor: Sara Lutami Pardede