Jess No Limit: Auto Turun Rank Pakai Saber

Pemain Mobile Legend pastinya sudah tidak asing lagi dengan Saber. Assassin yang satu ini cukup populer di kalangan pemain baru, dikarenakan skill set-nya yang cukup sederhana. Salah satu hal yang membuat hero ini ditakuti adalah kemampuannya melakukan lockdown dan membunuh satu hero musuh dengan sekali combo saja.

Namun sayangnya kepopuleran Saber tidak menjadikannya salah satu top pick di Ranked Match tier atas. Sebaliknya, banyak hero-hero Assassin lain yang lebih sering dilirik, sebut saja Gusion dan Selena. Mengapa demikian?

ADVERTISEMENT

Beberapa hari yang lalu, pro player sekaligus Youtuber terkenal Jess No Limit mengunggah video yang mungkin bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dalam videonya, Jess memperlihatkan gameplay yang dibarengi dengan review skin terbaru Saber, Onimusha.

Dari judul videonya, dapat ditebak bahwa Jess tidak berhasil memenangkan match tersebut. Padahal gameplay pria bernama asli Justin itu nyaris tak bercela dan mendominasi hingga 13 menit pertama. Ia juga telah mendapatkan seluruh item dan cukup fat.

Melalui hasil analisa video sekaligus pernyataan Jess No Limit sendiri, terdapat beberapa alasan mengapa Saber tidak lagi menjadi pick dominan. Berikut beberapa di antaranya:

1. Terlalu Bergantung Pada Combo

Saber adalah salah satu Assassin dengan kemampuan burst damage terbaik. Sayangnya, ia hanya dapat menghabisi satu orang musuh satu kali melakukan combo. Cooldown dari Triple Sweep (Ulti) juga terbilang cukup lama, dibandingkan dengan durasi team fight yang umumnya sangat singkat.

2. Mudah Di-Counter

ADVERTISEMENT

Battle spell Purify adalah salah satu counter yang ditakuti oleh Saber. Musuh yang terkena ulti-nya bisa langsung meloloskan diri dan membuat user Saber gagal mendapatkan kill. Di late game, musuh yang membeli Immortality juga cukup menyebalkan, tidak mudah bagi Saber untuk membunuh mereka dua kali dan lolos dengan selamat setelahnya.

3. Rentan Mati

Beberapa Assassin mampu masuk ke dalam team fight, membunuh core hero musuh, dan keluar. Sayangnya, hal ini tidak berlaku untuk Saber. Ia hanya memiliki satu skill dash (charge), dan biasanya digunakan untuk menerobos masuk disusul Triple Sweep. Melawan musuh yang kompak, hampir mustahil bagi user Saber terbaik sekalipun untuk lolos.

Penutup

Intinya, Saber bukanlah hero yang jelek. Masih ada beberapa skenario di mana ia pantas dijadikan situational pick. Hanya saja, hero ini tidak mampu melakukan tugasnya sebaik Assassin lainnya. Mungkin bila ia diberikan buff yang cukup atau sedikit rework, Saber dapat kembali berjaya sebagai Assassin yang mumpuni.

Editor: Panji Pangestu

You might also like