Register

Gaming - March 31, 2019

Mau Hijrah Dari MOBA Mobile? Inilah Rekomendasi Game MOBA di PC

Tahun 2017 hingga 2018 lalu Indonesia sempat dihantam badai trend MOBA Mobile dengan diluncurkannya Mobile Legends yang kemudian disusul oleh Arena of Valor dan berbagai MOBA lain yang gagal menarik peminat di Indonesia sehingga hanya ada 2 judul game yang berebut tahta sebagai MOBA Analog nomor satu di Indonesia.

Sayangnya gelombang trend tersebut sudah mereda dan digantikan oleh Battle Royale berjudul PUBG: Mobile, Free Fire, dan sebagainya. Meski begitu bukan berarti pemain MOBA Mobile sudah menghilang dari muka bumi, beberapa dari mereka sudah “berevolusi” dan memilih untuk bermain MOBA yang sebenarnya yakni MOBA PC.

Tetapi tidak semua pemain MOBA Mobile berhasil menemukan tempat bersinggah yang tepat bagi mereka, maka dari itu penulis akan memberikan 3 contoh game MOBA besar di platfrom PC dengan alasan untuk memilih salah satu judul tersebut. Tanpa basa-basi mari kita langsung masuk ke 3 judul MOBA tersebut.

[bs_smart_list_pack_start][/bs_smart_list_pack_start]

Dota 2

Dota 2 direkomendasikan bagi para pemain MOBA yang ingin mencapai kemenangan dengan cara yang unorthodox, yang dimaksud unorthodox oleh penulis disini adalah banyaknya jumlah strategi cheese atau offmeta yang bisa dimanfaatkan untuk memenangkan sebuah pertandingan.

Dota 2 merupakan sebuah game MOBA dengan elemen strategi yang kental dalam gameplay-nya, selain itu Dota juga lebih kompleks dengan berbagai item dan mekanik permainan yang membutuhkan pertimbangan matang dalam mengambil tindakan. Perlu kalian ketahui bahwa satu pertandingan Dota 2 dapat berlangsung dari 30-60 menit tergantung skill tiap pemain dalam tim.

League of Legends

Sejujurnya, penulis selalu merekomendasikan League of Legends pada teman-teman yang ingin berhijrah dari MOBA Mobile ke MOBA PC. Hal ini dikarenakan AOV/ML dan League of Legends memiliki kemiripan yang sebelas dua belas, sehingga tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi.

Learning curve yang tergolong newbie-friendly juga membuatnya cocok bagi pemain Mobile MOBA yang gemar pertandingan cepat dan penuh aksi. “Tapi LoL kan dead game” Oke, mungkin playerbase League of Legends di Indonesia salah satu yang terkecil di Asia Tenggara, tetapi penulis menyarankan kalian mencoba dan merasakan sendiri feel saat bermain League of Legends.

Heroes of the Storm

Heroes of the Storm tidak memiliki playerbase besar di Indonesia bahkan cukup kecil dibandingkan League of Legends, tetapi HotS menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki kedua MOBA di atas yaitu keberagaman mode permainan yang memastikan pemain tidak merasa bosan serta karakter yang diambil secara langsung dari Warcraft, Starcraft, Diablo, dan Overwatch.

HotS sangat cocok bagi pemain yang ingin merasakan MOBA semi-arcade dan bermain hanya untuk kesenangan, mengingat keberagaman mode permainan dan “matinya” kancah esport HotS sejak langkah Blizzard Entertainment yang memindah kepemilikan HotS ke perusahaan lain dan pembatalan HGC di masa depan.

[bs_smart_list_pack_end][/bs_smart_list_pack_end]

Ketiga MOBA PC tersebut bisa kalian coba satu per satu, ketiganya adalah game free to play sehingga kalian dapat bermain sesuka kalian sampai menemukan mana yang sesuai dengan kepribadian dan playstyle kalian.