Menangkan ESL One Cologne, Liquid Berhasil Menyandang Gelar Intel Grand Slam Champion Season 2

Liquid berhasil memenangkan ESL One Cologne dan mendapatkan gelar Intel Grand Slam Champion (sumber: HLTV.org)

Tim Liquid akhirnya menyandang gelar Intel Grand Slam Champion setelah mengalahkan Vitality dengan skor 3-1 dan menjadi juara dalam event ESL One Cologne. Selain membawa pulang hadiah utama sebesar $125.000, karena memenangkan gelar Intel Grand Slam Champion, Liquid juga berhak membawa plakat emas bertuliskan nama mereka serta uang sebesar $1.000.000.

Hebatnya, Liquid mendapatkan gelar ini dengan memenangkan 4 event Intel secara berturut-turut dalam 144 hari saja. Event Intel yang dimenangkan Liquid untuk mendapatkan gelar ini adalah IEM Sydney, Dreamhack Masters Dallas 2019, ESL Pro League Season 9 dan tentunya ESL One Cologne yang baru saja berakhir.

ADVERTISEMENT

Astralis yang merupakan pemegang gelar Intel Grand Slam Champion sebelumnya harus berjuang dalam 15 event yang berlangsung selama 523 hari untuk mendapatkan gelar tersebut. Dalam season 2 ini, Astralis hanya berhasil memenangkan 1 event saja yaitu pada event IEM Katowice Major sebelum kemenangan beruntun dari tim Liquid.

HLTV.org mencoba menghubungi pihak ESL selaku penyelenggara Intel Grand Slam dan menanyakan apakah akan ada season baru untuk Intel Grand Slam, namun ESL menolak untuk memberi komentar perihal masalah tersebut. Kemungkinan besar, ESL belum bisa menjawab pertanyaan tersebut karena seharusnya masih ada 6 event yang masuk ke dalam season 2 Intel Grand Slam.

Kemenangan ini semakin memperkuat fakta bahwa Liquid adalah tim CS:GO terbaik saat ini. Usai pertandingan final ESL One Cologne, Russel ‘Twistzz’ Van Dulken mengatakan bahwa tim Liquid berada di bawah bayangan tim Astralis tahun lalu, namun hal itu lah yang mendorong tim Liquid dan mereka tahu bahwa mereka akan menjadi yang terbaik tahun ini, dan berhasil mewujudkannya.

Editor: Panji Pangestu
You might also like