Review #Alive: Keputusasaan dan Perjuangan Bertahan Hidup yang Menegangkan
Facebook
Twitter
LinkedIn
https://explo.id/-zofp
Review #Alive: Keputusasaan dan Perjuangan Bertahan Hidup yang Menegangkan
https://explo.id/-zofp

Salah satu film Korea Selatan yang cukup ditunggu penayangannya pada tahun ini adalah #Alive. Film tersebut disutradarai oleh Cho Il-Hyung dan skrip film tersebut dikerjakan oleh Matt Naylor. Film ini telah rilis di Korea Selatan pada tanggal 24 Juni 2020, untuk distribusi secara global dipegang oleh Netflix dan telah resmi tayang mulai tanggal 8 September 2020 kemarin.

#Alive dibintangi oleh aktor Yoo Ah-In dan juga aktris Park Shin-Hye. Film ini menceritakan tentang wabah penyakit dari virus misterius (lagi) yang menyebar secara cepat di penjuru Korea Selatan. Virus tersebut membuat orang menjadi seperti zombie yang agresif dan ganas ketika memangsa. Dikarenakan adanya wabah virus tersebut, beberapa orang harus bertahan hidup dan mengisolasi diri. Keadaan diperburuk dengan tidak adanya akses internet, SMS, pesan suara hingga jaringan telpon.

Yoo Ah-In berperan sebagai Oh Joon-Woo yang merupakan seorang gamers ternama di internet. Ia terjebak di apartemennya dengan logistik dapur yang terbatas karena tak sempat keluar rumah sebelum wabah virus menyerang. Joon-Woo hanya bisa mengikuti kabar-kabar yang tayang di berita selama di dalam rumah. Keputusasaan Joon-Woo diperlihatkan selama setengah film pertama. Lalu setelah beberapa hari mampu bertahan hidup, Joon-Woo bertemu dengan Kim Yoo-Bin (Park Shin-Hye) yang tinggal di sebrang apartemennya. Mereka berkomunikasi dan berbagi makanan untuk beberapa hari ke depan.

Cuplikan adegan #Alive/Netflix Asia

Pada bagian setengah film kedua, penonton baru akan banyak diperlihatkan ketegangan bagaimana Joon-Woo dan Yoo-Bin bertahan hidup dan melawan zombie saat ingin keluar dari rumahnya. Zombie yang cukup brutal serta lebih cerdas dari film kompetitornya menambah keseruan jalan cerita saat mereka menyelamatkan diri. Kedua karakter tersebut juga harus mengambil keputusan yang cepat dan cermat saat melawan zombie-zombie agar tidak terluka dan terinfeksi. Namun ketegangan ini sedikit kurang berasa dikarenakan penulis tidak menonton filmnya di bioskop.

Sound effect yang disematkan pada film ini terbilang cukup bagus. Suara-suara zombie yang kelaparan serta mencari mangsanya diciptakan untuk menambah unsur kengerian saat menontonnya. Efek suara getaran saat segerombolan zombie berjalan di koridor apartemen juga terbilang cukup pas untuk menggambarkan banyaknya zombie.

Kesimpulannya, cerita yang disuguhkan pada #Alive terbilang cerita yang simpel dan linear tanpa plot twist apapun. Namun, film tersebut menyajikan situasi keputusasaan, depresi serta kengerian akan wabah virus serta zombie yang brutal. Jika kamu mencari kengerian dan ketegangan yan mirip dengan Train to Busan, maka film ini cocok untuk kamu tonton sebagai pengisi waktu luang selepas bekerja atau di akhir pekan.

LATEST ARTICLES

ADVERTISEMENT

TOP PUBLISHER

XSEED Games Logo
XSEED Games
Total Products: 1 Games
ValveLogo
Valve
Total Products: 1 Games
Garena Logo
Garena
Total Products: 1 Games