Review Animal Crossing: Pocket Camp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Review Animal Crossing: Pocket Camp

AUTHOR

Kiraru

DATE

April 29, 2020
Review Animal Crossing: Pocket Camp
Published on
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Kalian pasti tahu seri game Animal Crossing, bukan? Saat ini franchise game tersebut sedang populer ditengah-tengah pandemi COVID-19 dengan judul New Horizons yang diperuntukkan untuk Nintendo Switch. Namun, sebagian dari kalian pasti sedih karena tidak dapat memainkannya di konsol karena harga yang melambung sangat tinggi serta langkanya stok barang. Jangan khawatir! Kenalan dengan Animal Crossing: Pocket Camp, yuk!

Gameplay

Dikemas sebagaimana mestinya seri Animal Crossing, Pocket Camp ini menawarkan gameplay yang menggemaskan. Pemain diajak untuk membuat sebuah campsite (yang nantinya akan diubah sesuai selera) dan mengundang berbagai jenis hewan. Selain itu, ketika pemain sudah mencapai level yang cukup, adanya tempat baru seperti cabin yang dapat di desain sesuai kemauan. Semakin ramai campsite atau cabin kalian, semakin seru pula memainkannya. Untuk mengundang hewan-hewan yang kalian inginkan pun harus menyelesaikan misi berupa melengkapi request dari mereka. Hal tersebut yang menjadi motivasi pemain untuk tetap bermain.

Kontrol pada game ini cukup terbilang mudah, namun bagi yang memiliki jari agak besar akan sedikit kesusahan untuk melakukan tap tepat sasaran. Ketika ingin menangkap serangga di pohon misalnya. Pemain tidak sengaja tap ke pohon yang membuat karakter datang dan mengguncang pohon sehingga serangga terbang menjauh. Hal tersebut sangat mengganggu apalagi jika serangga tersebut merupakan salah satu jenis serangga langka.

Fitur

Walaupun tak sebanyak New Horizons, pemain akan tetap bisa menikmati Pocket Camp dengan puas. Dimainkan secara online, game ini juga memberikan kalian kesempatan untuk menambahkan teman yang nantinya bisa membantu untuk pergi ke Shovelstrike Quarry. Tak hanya itu, kalian juga dapat dengan mudah mengakses Market Box milik teman di friendlist kalian.

Selain itu, pemain juga tetap bisa membuat desain campsite, camper, hingga cabin sesuai keinginan. Karakter yang dimainkan juga bisa diatur dan bahkan, hewan yang ada pada Pocket Camp tersebut juga bisa kalian berikan sebuah baju sesuai keinginan. Kalian dapat membuat pakaian pada menu craft dengan syarat mengumpulkan bahan-bahan yang ada atau membelinya sendiri di Market Place.

Lucunya, hewan-hewan imut ini memberikan pemain misi berupa menangkap hewan lainnya (seperti serangga dan ikan). Maka dari itu, beragam serangga tersebar di Sunburst Islan dan ikan-ikanan dari yang biasa saja hingga yang sangat langka (apalagi rajanya ikan yang memiliki harga yang tinggi) tersedia di Saltwater Shores (pantai) dan Lost Lure Creek (sungai air terjun).

Pocket Camp juga menyediakan Leaf Ticket sebagai in-game cash milik mereka. Leaf Ticket ini dapat digunakan untuk mempercepat waktu pembuatan barang, menutupi kekurangan bahan pada barang yang ingin dibuat, hingga untuk membeli berbagai kebutuhan in-game seperti madu (untuk menangkap serangga), jaring ikan (untuk menangkap ikan di Saltwater Shores atau Lost Lure Creek).

Agar tetap mendapatkan perhatian dari pemain, Pocket Camp juga menambahkan event musiman. Baru-baru ini, ada Bunny Day sebagai event paskah, dan diselingi dengan tema Sakura Musim Semi. Kalian juga bisa menemukan berbagai benda-benda event sebelumnya seperti event Musim Dingin yang bertema Salju, Valentine yang bertema Wonderland, dan masih banyak lagi.

Grafik

 

Tak jauh-jauh dari ekspektasi kalian para penggemar Animal Crossing, Pocket Camp ini tetap imut seperti seri lainnya. 3D berkepala bulat dan lucu merangkup semua yang bisa kalian pandang disepanjang game ini. Belum lagi, karakter hewan yang akan kalian temui  untuk menemani kalian di campsite ataupun tempat-tempat lainnya tersedia dari bentuk yang imut hingga yang keren-keren. Tak hanya desain karakter, desain benda lainnya seperti buah-buahan, pakaian, dan furnitur yang disediakan juga dapat dipilih sesuai selera. Hal tersebut akan membuat karakter, campsite, camper, dan cabin kalian menjadi sempurna.

Soundtrack

Percayalah, dengan memainkan Animal Crossing: Pocket Camp dalam beberapa waktu, kalian akan merasakan sebuah nada yang berputar secara terus-menerus di kepala kalian. Apalagi, jika memainkannya dalam waktu yang lama. Satu nada khas yang dipakai mulai dari login screen hingga percakapan dengan hewan ini membuat pemain mudah mengingat karakter suara game lucu yang satu ini.

Soundtrack yang ada dalam map pun memberikan kesan yang sangat santai sehingga kita dapat memainkannya dengan tidak terburu-buru untuk berpindah dari map yang satu ke map yang lainnya.

Kesimpulan

easter – 2 perfect cheeries – king salmon

Game ini cocok dimainkan untuk kalian yang memiliki waktu luang, apalagi pada masa karantina dan puasa kini. Namun, game ini juga dapat membuat ketagihan dari yang positif (login 3 jam sekali tak peduli siang malam) hingga yang negatif (login setiap jam dan nongkrong di Saltwater Shores atau Lost Lure Creek untuk hunting ikan langka). Penulis sendiri dapat sampai ke level 50 dalam waktu 2 minggu dan login setiap 3 jam sekali (kecuali jam tidur, ya!) untuk memenuhi quest dari hewan-hewan yang tersebar di map.

Banyaknya fitur yang unik juga membuat pemain betah memainkan game ini berjam-jam lamanya, belum lagi ambisi untuk melengkapi semua buah sempurna, serangga langka, dan rajanya ikan. Tapi, untuk kalian yang memiliki jari yang cukup besar, akan susah menargetkan kepada serangga yang akhirnya akan membuat mereka kabur. Selain itu, refleks yang cukup bagus juga diperlukan untuk menangkap serangga dan ikan, apalagi yang langka.

Editor: Panji Pangestu
Cover-Hospital Playlist-TVN

Alasan Mengapa Kamu Harus Nonton Hospital Playlist

MM711 Winner_Retro

Cooler Master Umumkan Pemenang dari Kontes MM711 Design Challenge

image007

MSI Hadirkan Motherboard Seri 550 Terbarunya