Review Cooler Master MasterLiquid ML120R RGB: AIO Cooler RGB
Facebook
Twitter
LinkedIn
https://explo.id/fe9uz
Review Cooler Master MasterLiquid ML120R RGB: AIO Cooler RGB
https://explo.id/fe9uz

Salah satu komponen terpenting ketika merakit sebuah PC adalah pendingin processor. Pendingin processor berfungsi untuk meredakan panas yang dihasilkan oleh processor sehingga menjaga kinerjanya agar tetap stabil dan optimal. Tentunya ketika kita membeli suatu processor, biasanya sudah dibekali dengan kipas pendingin bawaan agar kita bisa langsung memasangnya. Namun bagi beberapa orang yang mempunyai preferensi berbeda, membeli AIO Cooler menjadi suatu keharusan ketika merakit PC miliknya.

LED RGB yang menawan terdapat pada ML120R RGB

AIO Cooler sendiri adalah pendingin processor yang menggunakan cairan radiator. Jenis pendingin ini juga sering kali disebut sebagai water cooler. Salah satu produsen yang dikenal memproduksi AIO Cooler adalah Cooler Master. Kali ini redaksi EXPLOID diberi kesempatan untuk mengulas salah satu produk mereka di seri MasterLiquid yaitu ML120 RGB. Penasaran seperti apa barangnya? Mari simak artikelnya!

Paket Penjualan

Pada bagian dalam kemasan, kamu akan mendapatkan satu unit AIO Cooler, bracket, pemasangan untuk masing-masing socket processor, berbagai kabel serta baut pelengkap, satu buah kipas tambahan, serta satu buah remot kontroler RGB untuk mengatur LED-nya. Hal lain yang bisa kamu temukan adalah kartu petunjuk pemasangan serta kartu garansi resmi berjangka dua tahun.

ARGB Remote Controller dalam paket penjualan

 

Fitur

Fitur yang menjadi nilai jual utama ML120R adalah kustomisasi LED RGB-nya. Cooler Master memberikan satu buah remot kontroler RGB untuk mengatur lampu sesuai keinginan pengguna. Selain itu, remot kontroler ini juga berfungsi sebagai modul pengaktif RGB-nya apabila motherboard kamu tidak atau belum mendukung fitur RGB. Lain situasinya jika motherboard kamu sudah mendukung fitur RGB, maka kamu akan lebih mudah untuk mengatur LED RGB-nya. Fitur ini juga menjadi nilai jual lebih untuk pendingin ML120R, pengguna tetap bisa menggunakan modul RGB-nya ketika dipasangkan, baik motherboard-nya sudah mendukung modul RGB atau tidak mendukung sama sekali.

Teknologi dual chamber pump yang disematkan pada bagian water block ML120R diklaim dapat memaksimalkan pendinginan. Dual chamber pump tersebut bekerja dengan cara mengisolasi cairan pendingin yang panas di dalamnya dan mengalirkannya dengan suhu lebih dingin.

Penampakan software Masterplus

Cara mudah lain untuk mengatur LED-nya adalah mengaturnya lewat software MasterPlus. Terdapat 10 efek RGB yang bisa kamu atur melalui software tersebut. Warna LED RGB juga bisa disesuaikan dengan motherboard kamu. Sebagai informasi tambahan, software MasterPlus bisa mengatur perangkat lain milik Cooler Master serta memberitahu mengenai suhu processor serta utilisasi perangkat PC kamu melalui menu utamanya.

Skenario Pengujian

Skenario pengujian yang dilakukan oleh redaksi EXPLOID adalah dengan cara memasang AIO Cooler ini ke PC yang biasa digunakan penulis untuk bermain game. Spesifikasi PC yang digunakan adalah sebagai berikut:

  • AMD Ryzen 5 2400G
  • Colorful NVIDIA GTX 1050ti 4 GB
  • AsRock A320M-HDV
  • RAM Silicon Power 2×4 GB 2400 Mhz
  • SSD Silicon Power 120 GB
  • HDD WD Blue 1 TB 7200 rpm.
  • Cooler Master MWE 450 80+

Sebagai komponen pembanding, penulis menggunakan air cooler aftermarket dari salah satu brand populer. Seluruh pengujian akan dijalankan dengan cara memainkan lima buah judul game PC yang cukup populer dengan pengaturan rata kiri.

Pengujian pertama, dilakukan dengan cara melihat suhu PC penulis saat idle. Suhu terendah yang dicatatkan pada saat idle adalah di angka 38 derajat celcius ketika menggunakan ML120R. Sementara saat menggunakan air cooler, suhu terendah selama idle terdapat di angka 45 derajat celcius. Seluruh pemantauan suhu menggunakan software MasterPlus dan HW Monitor.

Lower is Better

Rainbow Six: Siege

Lower is Better

Game FPS pertama yang diuji coba oleh penulis adalah Rainbow Six: Siege yang merupakan buatan Ubisoft. Selama dimainkan berdurasi kurang lebih 3 jam. Suhu terendah yang tercatat adalah 42 derajat celcius, sementara angka tertingginya berada di 58 derajat celcius. Suhu terendah ketika menggunakan air cooler adalah 65 derajat celcius dan tertingginya adalah 78 derajat celcius.

Counter Strike: Global Offensive

Lower is Better

Berlanjut ke game kedua, kali ini masih di genre yang sama yaitu FPS. Penulis cukup rutin memainkan CS:GO sebanyak dua match setiap harinya atau berdurasi kurang lebih 90 menit. Suhu yang terendah yang didapatkan saat bermain game tersebut adalah 52 derajat celcius dan tertingginya sebesar 67 derajat celcius. Saat menggunakan air cooler suhu terendah berkisar 60 derajat celcius dan tertingginya di angka 70 derajat celcius.

Monster Hunter World

Lower is Better

Saat memainkan game buatan Capcom tersebut selama kurang lebih tiga jam, penulis mencatat suhu terendah berada di angka 51 derajat celcius dan tertinggi berada di 58 derajat celcius, perbedaan suhu tersebut mencatatkan selisih yang tidak begitu banyak. Saat menggunakan air cooler, suhu terendah berada di 55 derajat celcius dan maksimal berada di 65 derajat celcius.

Grand Theft Auto 5

Lower is Better

Hingga kini, GTA 5 juga masih merupakan salah satu judul yang cukup populer untuk dimainkan, terlebih saat GTA 5 menjadi judul game gratis di Epic Game Store. Penulis memainkan GTA 5 cukup lama saat pengujian, bahkan sempat melakukan heist bersama pemain lain meskipun gagal. Suhu terendah yang tercatat berada di angka 45 derajat celcius namun hanya bertahan beberapa menit saja, sementara suhu tertingginya berada di angka 67 derajat celcius. Sementara pada pengujian air cooler, suhu terendah berada di 64 derajat celcius dan tertingginya ada di 78 derajat celcius.

Fall Guys Ultimate Knockout

Lower is Better

Game terakhir yang diuji oleh penulis adalah party game yang kini sangat mendulang popularitas, yaitu Fall Guys Ultimate Knockout. Saat bermain game tersebut, suhu terendah yang tercatat adalah 42 derajat celcius dan tertingginya sebesar 49 derajat celcius. Pengujian menggunakan air cooler mencatatkan suhu terendah di angka 55 derajat celcius dan tertingginya adalah 60 derajat celcius.

Kesimpulan

Cooler Master MasterLiquid ML120R RGB memberikan kesan yang cukup impresif sebagai lini AIO Cooler termurah mereka untuk seri RGB-nya. Selama penggunaan, kipas dari pendingin ini tidak mengeluarkan suara bising sama sekali, cocok bagi kamu yang ingin bekerja atau bermain secara tenang. Fitur RGB yang bisa dikustomisasi sesuai keinginan penggunanya. Selain itu, fitur RGB juga bisa digunakan pada motherboard tanpa dukungan fitur RGB, hal ini menjadi poin plus yang sangat berarti bagi para pengguna motherboard tanpa dukungan RGB. Kekurangan dari produk ini adalah bagi para pengguna yang memiliki casing kecil akan sedikit kerepotan untuk memasangnya.

Tentunya, MasterLiquid ML120R RGB sangat kami rekomendasikan bagi kamu yang ingin membeli pendingin AIO RGB dengan harga cukup terjangkau. MasterLiquid ML120R RGB dijual mulai harga Rp 1.386.500-, melalui halaman Tokopedia mereka. Selain itu, terdapat juga seri lain seperti ML240R dan ML360R dengan harga yang berbeda pula. Seluruh produk tersebut diberi garansi resmi selama dua tahun.

Ralat: sebelumnya kami menuliskan hanya mendapatkan satu buah unit pendinginan yang sudah termasuk satu kipas, namun dalam paket penjualan terdapat satu buah kipas tambahan lagi. Artinya terdapat dua buah kipas dalam paket penjualan. Kami mohon maaf atas kekeliruan ini. Perubahan kekeliruan tersebut sudah kami ubah sebagaimana mestinya. (10/09/2020 02.30 WIB).

LATEST ARTICLES

ADVERTISEMENT

TOP PUBLISHER

XSEED Games Logo
XSEED Games
Total Products: 1 Games
ValveLogo
Valve
Total Products: 1 Games
Garena Logo
Garena
Total Products: 1 Games