Review Foxtrot Six: Pertempuran Intens!

Ranah film dalam negeri kini kembali kedatangan salah satu film bergenre aksi/laga, film tersebut adalah Foxtrot Six garapan Randy Korompis selaku sutradara yang berkolaborasi dengan produser luar negeri, Mario Kassar. Film ini resmi tayang secara umum pada tanggal 21 Februari 2019 diseluruh bioskop Indonesia.

Sinopsis film ini menceritakan keadaan dunia yang cukup kacau, lalu Indonesia yang sudah canggih menjadi negara yang cukup adidaya dimata negara lain, namun dibalik ke-adidayaan-nya tersebut, ada satu partai kejam yang berkuasa yaitu Paranis. Partai tersebut membuat banyak rakyat menderita dan kelaparan, lalu rakyat yang tak tahan membentuk gerakan pemberontakan yang disebut sebagai Reform di sini. Sang karakter utama, Angga Adisaputra yang diperankan oleh Oka Antara beserta teman-temannya mulai melakukan penyerangan terhadap pasukan elit pemerintah yang disebut GERRAM.

Eksekusi plot dan cerita pada film ini terbilang cukup baik, namun tidak bisa terbilang sempurna dikarenakan ada beberapa plothole yang bisa dirasakan oleh penonton jika menyimak ceritanya secara seksama. Meskipun terdapat beberapa plothole, cerita dalam film ini tetap konsisten dari awal hingga akhir. Dialog aktor-aktor yang berperan di film yang menggunakan bahasa inggris ini juga sudah dieksekusi dengan cukup baik dari segi intonasi dan pelafan, namun terasa agak kaku dan terdengar seperti hasil sulih-suara atau dubbing. Selain itu, latar belakang karakter kurang diceritakan lebih dalam, sehingga penonton hanya mengetahui nama dari setiap karakter yang ada, hal ini juga menyebabkan tidak ada karakter yang cukup memorable pada film ini (terkecuali Julie Estelle yang tetap mempesona!).

Bagian aksi yang menjadi nilai jual utama film ini dapat dibilang sangat baik, adegan-adegan pertarungan yang dihadirkan cukup cepat, bersifat taktikal layaknya pasukan-pasukan elit ketika bertarung dengan tangan kosong, serta cukup menghibur. Adegan baku tembak yang disajikan pun cukup keren, penonton benar-benar disajikan adegan baku tembak bak pasukan elit yang sedang melakukan misi rahasia, beberapa adegan akan mengingatkan kita kepada game-game military shooter seperti Call of Duty, Battlefield atau Rainbow Six.

Berbicara tentang film, tentu saja tidak terlepas dari efek CGI. Efek CGI yang dihadirkan pada film ini sudah cukup baik untuk ukuran film aksi dalam negeri, meskipun beberapa adegan terlihat masih memiliki efek CGI yang cukup kasar dan seperti tidak dipoles ulang. Hal ini tentu saja sedikit menganggu kenyamanan visual bagi para penonton.

Sedikit membahas easter egg, bagi para penonton yang berdomisili di Tangerang, mungkin tidak akan asing dengan lokasi syuting yang digunakan sebagai markas Reform, yaitu mall yang bisa dibilang terabaikan di kota Tangerang.

Film ini layak ditonton, terutama bagi pecinta film bergenre action, thumbs up bagi Randy Korompis yang sudah menyajikan film laga sebagus ini! Film ini dibintangi oleh Oka Antara, Verdi Solaiman, Chicco Jericho, Rio Dewanto, Arifin Putra, Mike Lewis, Julie Estelle dan lain lain.

7.5
Good

CREATOR SCORE

Film ini layak ditonton, terutama bagi pecinta film bergenre action, thumbs up bagi Randy Korompis yang sudah menyajikan film laga sebagus ini!

  • Story 8
  • Sound Effect 7
  • Visual Effect 7.5