Register

Gaming - October 14, 2021

Review Stik DualShock 4 Tiruan, Ada Kurang Ada Lebihnya

DualShock atau DS adalah sebutan resmi untuk stik konsol PlayStation. Mengutip dari IGN, sejarah stik DualShock dimulai pada era PlayStation 1, di mana PS1 hadir dengan tiga pilihan stik. Stik biasa tanpa analog, stik dengan analog dan stik DualShock (analog ditambah fitur getar).

Konsol PlayStation 2 juga melanjutkan sejarah stik DualShock, yaitu DualShock2. Begitupula dengan PlayStation 3 yang memiliki dua varian stik, Sixaxis dan DualShock 3. Lanjut kembali di era PlayStation 4 dengan nama DualShock 4, dan di Playstation 5 berubah menjadi DualSense.

Perubahan besar terjadi sejak rilisnya PlayStation 4, di mana DS4 hadir dengan semacam trackpad di bagian tengah stik, memberikan sensasi yang berbeda dalam setiap permainan. Ukurannya juga lebih besar dibanding stik PlayStation sebelumnya sehingga memiliki bobot sedikit lebih berat, meskipun tidak seberat stik Xbox Series yang terkenal bulky.

Kurang lebih sudah seminggu penulis menggunakan stik DS4 untuk memainkan gim di laptop. Jujur saja sebelum membeli, penulis agak ragu ketika harus pilih antara stik DS4 atau stik Xbox, mengingat stik Xbox plug and play dan DS4 harus sedikit diulik. Tetapi setelah membeli DS4 dengan kualitas tiruan, atau ya biasa disebut kawe, penilaian penulis berubah. Mengapa? Mari kita lihat bagaimana review penulis tentang stik DualShock 4 ini.

Bentuk Stik DS4

Tidak sebesar stik Xbox atau stik Lucky Fox yang sudah penulis miliki sebelumnya, stik DS4 hadir dengan ukuran cukup kecil. Bahkan penulis sering merasa bahwa stik ini tidak cocok digenggam oleh orang dengan jari besar. Tapi setelah dipakai beberapa hari, perasaan tersebut hilang digantikan oleh kenyamanan ketika bermain.

Untuk penulis yang terbiasa dengan stik berukuran besar, berakibat pada perubahan gaya permainan. Penulis rasa stik DS4 lebih cocok bermain gim yang santai dan tidak buru-buru, Tales of Berseria contohnya. Jika dipakai untuk racing game seperti The Crew 2, kurang cocok karena tombol R2 yang kecil.

Fungsi Stik DS4

Stik DualShock 4 berbeda jauh dengan stik PlayStation generasi sebelumnya. Stik ini memiliki touchpad yang bisa kamu gunakan di konsol PlayStation 4, dan tentu di gim PC. Dalam gim-gim yang berada dalam Steam, fungsi standar touchpad akan mengikuti tombol Option (Start) dan Share (Select).

Klik touchpad di sisi kanan akan mengikuti Option, klik touchpad di sisi kiri akan mengikuti Share. Mau diubah? Bisa saja, tinggal buka Controller Settings di Steam.

Untuk pengguna konsol PS4, tentu sudah familiar jika stik DualShock 4 memiliki lubang untuk headset. Lubang tersebut bisa juga digunakan di PC. Akan tetapi, hanya bisa digunakan ketika memakai kabel atau wired. Jika wireless, tidak akan berfungsi. Kenapa? Sampai saat ini penulis belum tahu, karena Lucky Fox yang digunakan pun memiliki kondisi yang sama.

Nah, bagaimana dengan gyro di DS4? Berjalan dengan baik di emulator DS4Windows. Penulis mencoba sensor gyro secara wireless dan berjalan dengan lancar. Berikut penulis berikan videonya.

Konektivitas Stik DS4

Dalam review sebelumnya yang membahas Lucky Fox, penulis mengatakan agak susah untuk bermain gim di luar Steam. Bahkan untuk sekedar menyambung ke emulator DS4Windows pun sangat susah. Hal ini berubah ketika menggunakan DS4. Meskipun tiruan, sangat mudah untuk menyambung ke DS4Windows, tapi agak aneh jika langsung menyambung ke Steam.

Keanehan terjadi ketika stik DualShock 4 tiruan terkoneksi dengan Steam. Jika di Lucky Fox fungsi rumble atau getar berfungsi baik dalam wired dan wireless, di DS4 hanya berfungsi ketika wired saja. Tapi jika menyambung ke DS4Windows, baik wired maupun wireless memiliki efek getar yang bagus. Berikut penulis berikan video mengenai efek getar tersebut.

Efek lampu pun sama. Lucky Fox berjalan dengan baik, DS4 tiruan tersebut tidak berfungsi dengan baik. Bukan berarti tidak berfungsi secara keseluruhan, hanya getar dan lampunya saja.

Cara menyambung via wireless pun sama saja dengan stik Lucky Fox. Klik Add Device di Bluetooth & other settings, lalu klik pilihan paling atas dan ketika sudah muncul nama Wireless Controller, langsung klik dan langsung menyambung.

Pengalaman Bermain Stik DS4

Seperti yang sudah dijelaskan, penulis merasa stik DualShock4 dengan ukuran relatif kecil lebih cocok digunakan untuk gim yang santai. Ini terjadi karena ukuran stik lebih kecil mengakibatkan tenaga untuk menggenggam stik jauh berkurang, jika dibanding stik berukuran besar. Tombol-tombol di stik ini meskipun kualitas imitasi, cukup lembut dan nyaman digunakan dalam waktu lama.

Gim santai yang penulis mainkan adalah Tales of Berseria. Banyaknya kombinasi serangan dan magic yang digunakan tidak membuat lelah. Jari tetap menempel di stik tanpa perlu mengeluarkan tenaga tambahan. Tidak seperti ketika menggunakan Lucky Fox yang lebih besar, dan tombol lebih berat.

Berbanding terbalik jika gim action. Bermain Ace Combat yang membutuhkan respons cepat, stik konsol ini performanya tidak terlalu bagus. Bukan karena jelek, lebih kepada feeling penulis yang merasa jika gim fast pace jauh lebih baik menggunakan stik berukuran besar.

Kesimpulan Stik DS4

Sampailah pada kesimpulan dalam review kali ini. Stik DualShock 4 menghadirkan kemudahan dalam bermain gim-gim PC. Bentuknya kecil, bobot ringan, bisa wired maupun wireless, tentu mempermudah para gamer yang lebih senang bermain menggunakan stik. Menggunakan emulator DS4Windows, stik ini berfungsi dengan baik dari rumble, gyro, dan lightbar, baik ketika wired maupun wireless.

Tetapi, ada beberapa kekurangan yang dimiliki seperti rumble yang tidak berfungsi di Steam ketika wireless, begitupula lightbar tidak bisa diubah. Perlu diingat bahwa stik yang digunakan adalah imitasi. Orisinil? Pasti lebih baik.

Untuk stik kualitas imitasi pun tidak terlalu mahal. Kamu bisa beli stik DualShock 4 imitasi di kisaran Rp 100 ribuan. Untuk orisinil Sony Indonesia, stik DualShock 4 ada di harga Rp 700 ribuan, mendekati harga stik Xbox One. Perlu diingat, lebih baik membeli yang original daripada tiruan karena dengan harga tersebut, sudah mendapatkan garansi selama 1 tahun dari Sony Indonesia. Tidak perlu repot saat mengalami kerusakan.