Satu Tahun Honor 10, Masih Layak Dibeli?

Honor 10 muncul sebagai salah satu handphone dengan kualitas kamera terbaik pada tahun 2018 lalu. Kemunculannya membuat  pemain lama seperti Samsung, iPhone, bahkan BlackBerry yang sudah sangat jarang terdengar gaungnya tersebut, merasa ketar-ketir. Bukan karena negative campaign, tetapi karena hape tersebut membawa sesuatu yang berbeda untuk konsumen Indonesia.

Penulis berkesempatan untuk merasakan bagaimana performa Kirin 970 dan AI Camera dari handphone ini tepat setelah diluncurkan di Gandaria City, kalau tak salah, pada Agustus 2018 lalu. Benar, penulis bertindak sebagai KOL atau Key Opinion Leader pada saat itu.

ADVERTISEMENT

Berjalan selama satu tahun, Apakah Honor 10 masih layak dibeli di tahun 2019 ini? Mengingat sudah banyak pesaing-pesaing yang bermunculan, dengan spesifikasi lebih baik, dengan harga yang juga lebih terjangkau. Penasaran? Yuk lanjut baca.

Desain Honor 10

Pada saat mendapatkan unit first batch satu tahun yang lalu, penulis mendapatkan produk ini dengan warna Glacier Gray. Jujur penulis agak bingung membedakan warna Phantom Green dan Phantom Blue, yang jelas, warna Glacier Gray juga sangat menarik di mata karena memberikan sensasi yang berbeda ketika melihat pantulan diri sendiri, dari cover belakang alat telekomunikasi yang memiliki layar cukup lebar tersebut.

Satu Tahun Honor 10, Masih Layak Dibeli?
Glacier Gray

Sampai saat ini, penulis rasa belum ada handphone yang memiliki keanggunan desain bak Honor 10 ini. Desain lebih ramai? Banyak. Desain lebih kompleks? Banyak. Tapi untuk desain yang kalem dan elegan, Honor 10 tetap jawaranya.

ADVERTISEMENT

Ergonomi & Layar Honor 10

Honor 10 sangat cocok digenggam dengan satu tangan. Ukurannya yang tidak terlalu besar, dengan lebar layar hanya 5.84inch saja, memudahkan penggunaan ketika sedang melakukan aktifitas lain. Salut untuk para designer Honor yang sudah mampu menghadirkan handphone dengan tingkat ergonomis yang tinggi.

 

Memiliki backcover yang terlihat seperti kaca, telepon genggam besutan negara Taiwan ini benar-benar tidak licin. Bahkan dalam setahun penggunaannya, handphone ini tidak pernah jatuh dari tangan penulis karena licin.

Kerapatan yang cukup tinggi, 19:9, membuat layar Honor 10 dapat menampilkan video sampai FHD. Resolusi layarnya pun mendukung sampai ke tingkat FHD+, atau kurang lebih 2280×1080. Bayangkan saja dengan ukuran yang cukup kecil, hanya 5.84inch saja, hape ini sudah dapat menampilkan video, bahkan film, dengan kualitas layar yang terbaik di kelasnya.

Sebagai catatan, penulis juga menggunakan Xiaomi Redmi Note 4 yang memiliki ukuran sedikit lebih besar dibandingkan Honor 10, dan tidak merasakan perbedaan yang jauh ketika memegang keduanya dengan satu tangan.

Gaming Honor 10

ADVERTISEMENT

Sudah dilengkapi dengan Kirin 970 yang setara dengan Snapdragon 845, ditambah dengan GPU Mali G-72 MP12, Honor 10 bisa digunakan untuk apa saja. Benar-benar apa saja. Anda ingin bermain PUBGM dengan preset tinggi? Honor 10 bisa melakukannya.

Penulis sendiri cukup sering menggunakan hape ini untuk bermain, tidak hanya PUBGM saja, tetapi juga game lain yang penulis rasa dapat memanjakan mata. Seperti Cytus2, Alto’s Adventure, BanG Dream!, bahkan salah satu game jadul, Dumb Ways To Die 2, salah satu game yang dapat menampilkan performa 60fps.

Kualitas gambar yg baik dihasilkan dari GPU Mali

Untuk sekarang, sudah pasti lebih banyak telefon genggam yang memiliki spesifikasi lebih kuat dan lebih apik. Meskipun begitu, Honor 10 masih bisa digunakan setidaknya sampai beberapa tahun kedepan.

Baterai Honor 10

Diambil dari spesifikasi resmi di GSMArena, hape dengan kemampuan tinggi ini memiliki baterai berkapasitas 3400mAh. Benar, ukuran ini cukup kecil dalam menunjang performa hariannya yang luar biasa. Meskipun begitu, anda tidak perlu khawatir ketika hape ini kehabisan baterai. Kemampuan Fast Charging yang dimilikinya bisa mengisi ulang dari 0% sampai 100% hanya dalam waktu kurang dari tiga jam.

Penulis terbiasa untuk charging pada pukul setengah empat pagi, lalu bangun di jam 5 pagi. Dalam waktu yang sesingkat itu, baterai sudah terisi kurang lebih 90%. Perlu diingat bahwa ini adalah penilaian subjektif. Unit yang berbeda kemungkinan akan memiliki waktu pengecasan yang berbeda pula. Akan tetapi, semua unit telefon genggam ini tetap memiliki fitur Fast Charging tersebut.

Setelah satu tahun, kapasitas baterai sudah agak berkurang.

Kamera Honor 10

Disinilah kekuatan utama dari Honor 10 berada. Kamera berkemampuan 24MP + 16MP Dual Camera F1.8 di bagian belakang, lalu 24MP F2.0 di bagian depan, benar-benar membuat handphone ini sedikit banyak bisa mengalahkan kekuatan DSLR kuno. Mengapa kuno? Karena memang sebaik dan sebagus apapun sensor yang dimiliki oleh handphone, tetap akan kalah dengan sebuah produk kamera yang ditujukan untuk keperluan profesional.

Satu Tahun Honor 10, Masih Layak Dibeli?
Foto diambil saat ajang IIMS 2019. Murni milik penulis.

Smartphone ini menjadi tumpuan utama penulis dalam melakukan liputan, lalu untuk senang-senang, untuk mengisi feeds Instagram, semua yang berhubungan dengan gambar, akan penulis ambil langsung menggunakan Honor 10. Tidak mendewakan maupun memberikan pemujaan berlebih, tetapi harus diakui memang hape ini luar biasa.

Berikut penulis akan berikan beberapa contoh foto yang telah penulis masukkan ke Instagram pribadi.

Sebagai catatan, AI atau Artificial Intelligence dari Honor 10 cukup baik dalam beberapa kondisi. Ketika mode AI dinyalakan, kamera dapat langsung mendeteksi objek apa yang akan kita foto. Apakah orang, hewan, makanan, bahkan gedung tua sekalipun, AI ini dapat langsung mengatur ‘resep’ apa yang bagus untuk mengambil gambar objek tersebut.

Berikut adalah contoh bahwa AI dari Honor 10 memiliki ‘pengetahuan’ yang luas.

Akan tetapi, terkadang AI ini terkesan lebay, karena memberikan kontras warna yang sangat berlawanan. Merah terlalu terang, hitam terlalu gelap.

Lalu, bagaimana kamera depannya? Dipersenjatai 24MP membuatnya benar-benar sangat keren. Istilah “kamera jahat” memang sangat kental disini. Jadi jangan kaget jika hasilnya akan jauh berbeda dibandingkan wajah anda aslinya.

Kesimpulan Honor 10

Jadi, apakah hape ini masih layak dibeli meskipun sudah memiliki banyak pesaing di kelasnya? Sebagai telefon genggam yang pada saat diluncurkan dijual dengan harga sekitar Rp 7.5 jutaan, Honor 10 masih sangat layak dibeli. Apalagi untuk anda yang membutuhkan telepon genggam berkecepatan tinggi, dan kamera yang mumpuni. Tidak hanya itu, desain yang elegan serta kemudahan pengoperasiannya membuat hape ini cocok digunakan bagi konsumen yang memiliki mobilitas tinggi.

Satu Tahun Honor 10, Masih Layak Dibeli?
Salah Satu Fitur Honor 10, Fast Charging

Penulis juga sudah meng-update telefon genggam ini ke sistem operasi Android Pie yang terbaru, sehingga kemungkinan besar Android masih akan mendukung pembaharuan OS sampai beberapa tahun ke depan.

Pros:

  1. Desain Elegan
  2. Warna Keren
  3. Kamera Sangat Baik
  4. Mesin Mumpuni
  5. Layar FHD+

Cons:

  1. Harga Seken Terhitung Mahal
  2. Kadang Cepat Panas
  3. Charger Menggunakan Type-C
  4. Tidak Ada Slot MC Eksternal
You might also like