Register

Gaming - June 28, 2019

Sekuel Black Mesa Akan Segera Rilis dengan Tema Alien

Banyak gamer menganggap Half-Life 2 sebagai pencapaian terbesar Valve dan selalu didambakan sebagai salah satu game terbaik yang pernah dibuat. Dengan player yang mencapai 2,5juta, kalian sudah tak perlu lagi menanyakan betapa dicintainya Half-Life oleh fans beratnya. Kedua ending yang disampaikan selalu meninggalkan kesan yang melebihi ekspektasi para gamers, hal ini bisa kalian lihat di review page Half Life di platform steam yang dipenuhi rating positif pertanda sangat antusias dan juga tentu saja mereka menunggu rilisnya Half Life universe selanjutnya.

Tetapi apa yang membuat Half-Life 1 dicintai banyak orang – dan ini sulit untuk diperdebatkan – adalah bagian khusus dari game tersebut, yaitu dunia Xen.  Game terbaru ini akan membawa kita dengan latar belakang dunia baru di mana pada dimensi ini digambarkan sebagai perwujudan dunia alien yang bercerita tepat di dekat akhir petualangan luar biasa Gordon Freeman yang diteleport ke dunia Xen.

Sejujurnya, pada part cerita bagian Xen terkesan tidak merata dan tak sepadu dengan jalan cerita Half Life, apalagi ini diproduksi secara terburu-buru. Itulah sebabnya tim developer Black Mesa memutuskan untuk membangunnya kembali, tidak hanya membuatnya kembali. Menurut pengumuman mereka di Steam, game tersebut akan dibuat dari karya asli mereka sendiri.

Black Mesa original yang diluncurkan ke program Steam Early Access pada Mei 2015 sudah terlihat sangat bagus dan disukai secara masif. Pengalaman 10 jam gameplay membawa pemain melalui seluruh permainan sampai ke titik di mana Freeman seharusnya memasuki kembali ruang tes dan diteleportasi ke Xen. Setelah Xen ditambahkan, itu akan membawa total pengalaman sekitar 16 jam.

Dalam sekuel terakhir ini, yang menurut tim akan berfokus terutama pada keberlanjutan seri Black Mesa, mereka akan menyelesaikan pekerjaan mereka dan siap dirilis pada quarter awal 2019.  Sedangkan untuk proyek game selanjutnya,  mereka akan menggarap seri Black Mesa selanjutnya pada tahun 2024.

Editor: Sara Lutami Pardede