Special Report: Pertandingan Counter Strike Global Offensive Di Indonesian Esports Games 2018

IEG 2018, event yang diselenggarakan pada tanggal 26 Januari – 27 Januari 2019 oleh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ini berlangsung meriah. Selain dari total hadiah yang diperebutkan hal ini juga dipengaruhi oleh banyaknya cabang game yang dilombakan.

Mulai dari Point Blank, Counter-Strike;Global Offensive, Mobile Legends Bang Bang, Player Unknown BattleGround Mobile, Tekken 7 dan Dota 2. CSGO yang menjadi salah satu game FPS pada kompetisi IEG 2018 menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar FPS yang datang pada acara tersebut, berikut ini kami sediakan laporan spesial keseluruhan pertandingan CS:GO pada pagelaran IEG 2018!


ADVERTISEMENT

CS;GO Match : BOOM ID The HungryBeast !

Match CS;GO untuk main stage kedua setelah Point Blank menjadi sorotan kedua, sebagaimana performa dari tim BOOM ID mampu membuat RECCA kewalahan dengan berbagai comeback. Sesuai dengan pick map dari BOOM ID yaitu Cache, BOOM ID berhasil mendapatkan round pertama dengan skor akhir 16 – 8.

Map 1 : BOOM ID’s Pick (source : HLTV)

Performa dari BOOM ID terlihat menurun dikarenakan pemain yang sangat ditunggu oleh para penonton yaitu Jason ‘f0rsakeN’ Susanto berada di posisi 5 dan BOOM ID sangat kewalahan di match map yang di pick oleh Recca yaitu Mirage, Recca berhasil membalas kemenangan dengan skor akhir yang sama yakni 16 – 8.

Map 2 : Recca’s Pick (source : HLTV)

Nyaris di-comeback, BOOM ID yang sudah mengantongi presentase kemenangan lebih dari 80% pada saat ronde 19 dimana posisi BOOM ID 12 dan Recca 7, harus menghadapi 4 round streak kekalahan dari Recca. 2x kalah eco-round memaksa BOOM ID harus memberikan 5 poin tambahan untuk Recca sedangkan ia hanya mampu menambah 1 poin dari 12 – 7 hingga 13 (BOOM) – 12 (RECCA).

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, BOOM ID berhasil membalikkan keadaan dengan 4 round terakhir sebagai penentu. f0rsakeN pada saat 3 round terakhir berhasil melakukan misi “save the goddamn bomb” meski sudah terlihat tim CT (RECCA) sudah tidak ada waktu untuk melakukan defusing bomb, f0rsakeN tetap menjaga dan membunuh last man standing dari tim Recca yaitu Eeyore sehingga membuat Recca harus “Force-buy” sehingga tidak memberikan match points kepada BOOM ID.

Namun, keputusan itu justru sangat fatal dan membuat Recca tetap kalah di ronde Force-buy mereka dan hanya bisa bermodalkan pistol (eco round) di ronde selanjutnya. Alhasil, hal itu membuat match berakhir dan BOOM ID menjadi Grand-Finalist sedangkan Recca akan bertarung melawan Evos.

Map 3 : Leftover (source : HLTV)

Sebelumnya, pada saat main stage antara BOOM ID dan Recca berlangsung. Side stage lower-bracket antara Evos Esports vs RRQ juga dimulai dan match berlangsung secara bersamaan, pemenang dari match lower-bracket itu adalah RRQ dan Evos akan menjadi tim yang melawan Recca untuk memperebutkan posisi 3.

Map 1 : Evos Pick (source : HLTV)
Map 2 : RRQ Pick (source : HLTV)

Lower Bracket Finals (EVOS vs RECCA)

ADVERTISEMENT

Pada saat LB Finals, Evos dan Recca sebelumnya belum pernah berhadapan satu sama lain sehingga map pick yang terlihat dari kedua tim terlihat satu sama lain hanya melakukan counter pick untuk map terbaik mereka untuk melawan satu sama lain. Recca pick : Dust 2 dan Evos Pick : Cache.

Meski sebelumnya pada saat map pick Cache, Recca sangat tidak berdaya untuk melawan BOOM ID. Kali ini Recca menunjukkan kemampuan mereka dengan peluang overtime yang mereka punya untuk melawan match point dari Evos pada saat round 19 dengan skor 15 (evos) dan 4 (recca). Comeback dari 15 – 4 menjadi 15 – 15, unbelievable performance dari Recca Esports dengan mengandalkan OverTime yang mereka punya sekaligus membantai skor overtime yakni 1 (Evos) dan 4 (Recca).

 

Lower Bracket Grand Finals : Map 1 (source : HLTV)

Begitu juga dengan Map Pick dari Recca yaitu Dust 2, Recca yang terlihat sangat yakin dengan map pilihannya mampu membantai Evos dengan skor 12 (Recca) dan 2 (Evos). Akan tetapi, semua berbalik saat Recca menduduki posisi team Counter-Terrorist dan tidak mampu menghandle 5 lose streak dari Evos dan membuat match yang sebelumnya 90% milik Recca kini harus turun presentase 50:50 dengan skor 14 (Evos) dan 13 (Recca) di ronde ke 27.

Nyaris memberikan match point, Recca berhasil menaklukan Evos di 3 ronde terakhir sebelum berakhirnya match dan Recca dinyatakan sebagai 3rd Winner dari IEG CS;GO Championship dan disusul Evos Esports di posisi Runner Up dengan membawa hadiah $1,065 (15.000.000 Rupiah) untuk 3rd Winner dan Runner Up $710 (10.000.000 Rupiah).

Lower Bracket Grand Finals : Map 2 (source : HLTV)

Grand Final Match (BOOM ID vs RRQ)

 

 

The Hungry Beast unleash his fury ! BOOM ID yang melakukan map pick di Train membuat macan biru Evos Esports tidak berdaya. Dengan skor 16 – 4 BOOM ID hanya memberikan 4 skor kemenangan untuk “macan biru”. Dan lagi – lagi f0rsakeN menjadi sorotan di map 1 Grand Final ini. Dengan total kill terbanyak, most damage, most assists dan best player’s rating f0rsakeN memborong semua MVP dari keseluruhan average score keseluruhan semua poin pemain di match tersebut.

Map 1 Grand Final : Boom ID’s map pick (Source : HLTV)
Map 2 Grand Final : Recca’s map pick (Source : HLTV)

Match yang sangat singkat di game 1 tidak membuat mental pemain RRQ turun. Dengan skor 10 (RRQ) & 5 (BOOM) di half round, membuat presentase kemenangan RRQ berada di 75% win. Akan tetapi, RRQ lengah di mendekati ronde – ronde akhir dimana BOOM ID lagi – lagi melakukan taktik comeback mereka hingga BOOM ID hanya memberikan 3 poin kemenangan untuk RRQ dan selebihnya dimenangkan oleh BOOM ID dengan skor akhir 16 (BOOM ID) – 13 (RRQ).

Dengan begitu, Indonesia Esports Games 2019 dimenangkan oleh BOOM ID dengan hadiah senilai $3,551 (50.000.000 Rupiah) dan RRQ sebagai 2nd Winner membawa pulang hadiah $1,775 (25.000.000 Rupiah).
Congratulations to BOOM ID!

Congrats BOOM.ID/Sumber: Tim Dok.IEG 2018
You might also like