Register

Gaming - November 2, 2019

Valve Mematikan Fitur Trading Key CS:GO

Pada update 28 Oktober lalu, Valve memberikan sebuah update bahwa mulai hari itu juga semua pembelian Key untuk membuka Weapon Case dari seluruh seri yang dijual tidak bisa lagi di transaksikan ke akun steam lainnya ataupun dijual di Steam Community Market.

Hal ini tentu menjadi pro dan kontra di mata para pemainnya, meski hal tersebut cenderung lebih banyak kontranya dari sisi para pemain.

 

AWP | Dragon Lore senjata virtual dalam CS:GO yang bernilai ±23 Juta Rupiah

CS:GO memiliki jutaan barang virtual yang ada di dalamnya, ada yang seharga puluhan rupiah dan ada juga yang harganya ratusan juta. Valve memiliki alasan khusus bahwa selama ini beberapa pembelian Key CS:GO menjadi sebuah barang virtual yang diperjual-belikan yang menjadi alat “Money Laundry” dan berbagai macam penipuan lainnya yang tidak dijelaskan secara spesifik. Langkah Valve untuk mematikan fitur tersebut memang dinilai akan menurunkan beberapa transaksi yang melanggar standar ketentuan dari community guidelines yang ada di Valve. Dan tentu Valve memiliki alasan kuat dimana ia menekankan untuk melawan dari seluruh “Fraud Activity” yang ada di dalam CS:GO

Akan tetapi hal ini menjadi hal yang sangat disayangkan oleh beberapa pemain. Anomaly salah satu Youtuber CS;GO berpendapat “Ini adalah hal yang salah, bagaimana jika suatu waktu saya salah membeli Key untuk Weapon Case tertentu dan saya tidak bisa menukar ataupun menjualnya di Steam Community Market. Apakah saya harus benar-benar menunggu selama tiga hari untuk membuka kotak saya dengan menggunakan sistem refund yang ada di Steam? Saya sangat keberatan dengan hal tersebut. Lalu untuk apa hadirnya Steam Community Market jika kita saja tidak bisa menjual barang disana untuk item-item tertentu? Bukankah Valve seharusnya mampu untuk menangani masalah Fraud? Bukan dari segi menutup trading untuk keluar dari masalah tersebut”

 

Meski hal ini masih dipertimbangkan kembali oleh Valve dan mereka menerima feedback yang dimana dari kasus sebelum-sebelumnya feedback tidak berpengaruh (dalam kasus 7 Days Trade Cooldown pada item CS:GO). Hal ini tentu menjadi sebuah aturan yang seharusnya tidak ada bagi para pemain karena selain merugikan juga bisa berdampak fatal seperti yang sudah dijelaskan oleh Anomaly. Lalu. apakah nantinya CS:GO akan bernasib sama dengan item PUBG? yang dimana seluruh itemnya hanya bisa diperjual-belikan di Steam Community Market? Kita tidak pernah tahu apa yang nantinya akan terjadi.